EKONOMI

Thursday, 18 June 2020 - 12:30 WIB

4 months yang lalu

logo

Kegiatan bongkar muat kelapa dari petani kelapa yang munggunakan boat pompong ke Kapal Tongkang di Dermaga Pelabuhan Nipah Panjang. Foto: rin9.

Kegiatan bongkar muat kelapa dari petani kelapa yang munggunakan boat pompong ke Kapal Tongkang di Dermaga Pelabuhan Nipah Panjang. Foto: rin9.

Terdampak Covid 19, Kelapa Tanjabtim Alami Kenaikan

TRENDJAMBINEWS. CO. ID, NIPAH PANJANG – Kelapa Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) Provinsi Jambi sudah lama dikenal para konsumen kelapa di sejumlah daerah baik pasar domestik maupun regional. Bahkan kelapa dari daerah ini beberapa tahun yang lalu sudah sampai ke Thailand dan Malaysia.

Berkaitan dengan itu, beberapa hari ini harga kelapa asal Kabupaten Tanjabtim khususnya Kecamatan Nipah Panjang terpantau mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Harga kelapa sudah menembus Rp. 2.800,- per butir. Padahal sebelumnya harga kelapa ditingkat petani Rp. 2,300 sampai 2.500 rupiah.

Artinya kenaikan ini sangat diharapakan para petani kelapa, karena akibat dampak pendemik Covid 19 ini petani merasa pendapatannya sangat berpengaruh. “Dengan naiknya harga kelapa saat Covid 19 ini setidaknya bisa membantu para petani kelapa dan mereka bisa menggeliat lagi ekonominya,” pungkas Safar salah seorang Kapten Kapal KLM Dermawan Jaya.

Safar, Kapten Kapal KLM Dermawan Jaya. Foto: rin9.

Diutarakannya kelapa asal Nipah Panjang yang dia muat ke kapalnya akan dibawa menuju daerah Guntung Kepulaun Riau sebagai memenuhi kebutuhan konsumen di daearah itu. “Kami hanya mengantarkan kelapa saja sebagai transportir,” katanya kepada reporter trendjambinews.co.id di Pelabuhan Nipah Panjang, Kamis (18/06/2020).

Safar berharap kepada petani kelapa untuk terus meningkatkan hasil kelapanya baik dari perawatannya maupun menanam kembali untuk kelapa tua yang tidak produktif. “Saya harap petani kelapa terus meningkatkan luas kebun kelapanya karena setau saya kelapa asal Nipah Panjang ini lebih digemari oleh produsen dari luar,” katanya. rin9/min.

Artikel ini telah dibaca 505 kali

Baca Lainnya