JELAJAH DESA

Sunday, 31 May 2020 - 17:52 WIB

5 months yang lalu

logo

Munoto (42), salah seorang warga Dusun Tanjung Sari Desa Sapta Mulia Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo yang dicoret Kades dari penerima bantuan terdampak Covid 19. Foto: rin9

Munoto (42), salah seorang warga Dusun Tanjung Sari Desa Sapta Mulia Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo yang dicoret Kades dari penerima bantuan terdampak Covid 19. Foto: rin9

Astaga, Kades Sapta Mulia Tega Coret Penerima Bantuan Terdampak Covid19

TRENDJAMBINEWS.CO.ID, TEBO – Bantuan kepada masyarakat yang terdampak Covid 19 tahap satu merupakan hak bagi warga masyarakat yang terdampak. Anehnya ada kepala desa mencoret nama warga sebagai penerima bantuan itu secara sepihak.

Akibatnya harapan sejumlah masyarakat di Dusun Tanjung Sari Desa Sapta Mulia Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo Provinsi Jambi pupus akibat dicoretnya mereka dari daftar penerima bantuan terdampak Covid 19. Ada sekitar 20 orang lebih nama-nama yang terdaftar itu dicoret oleh Kepala Desa Sapta Mulia, Bagiyo Santoso. 

Menurut Munoto (42), salah seorang warga yang namanya dicoret tersebut mengungkapkan bahwa dia tidak mengerti kenapa namanya dicoret karena menurutnya dana ini keluar datanya bukan dari desa. “Saya bingung apa maksud kades mencoret nama saya, padahal kalau pak kades berniat ingin mengganti dengan nama yang lain dananya tidak bisa dicairkan juga,” katanya.

Pencairan dana bantuan yang terdampak Covid 19 ini, kata Munoto tidak bisa diganti nama penerima karena datanya telah terinput di pusat sehingga tinggal dicairkan saja melalaui Kantor Pos setempat. “Jadi tidak ada alasan pak kades mencoret nama-nama yang telah terdaftar,” tandasnya kepada reporter trendjambinews.co.id, Minggu (31/05/2020) ketika dijumpai di rumahnya.

Dia juga menanyakan alasan kades mencoret namanya dan beberapa masyarakat lainnya. “Alasan kades mau konfirmasi dulu ke Dinas Sosial Kabupaten Tebo. “Kalau pak kades konfirmasi ke Dinas Sosial ya gak nyambung karena ini dananya sudah sesuai dengan nama yang telah terdaftar,” terangnya.

Senada dengan Munoto, Muslihin (40) yang namanya juga hilang dicoret oleh Kades Desa Sapta Mulia itu menyesalkan¬† tindakan tersebut karena dia sangat berharap bantuan itu bisa diterima. “Kami sekeluarga sangat membutuhkan bantuan itu karena akibat Covid 19 ini sangat berpengaruh terhadap ekonomi,” ujarnya.

Kepala Desa Sapta Mulia, Bagiyo Santoso ketika dijumpai di kediamannya untuk dimintai keterangannya terkait pencairan dana bantuan terdampak Covid 19 tersebut tidak dapat ditemui. Padahal media ini berharap dapat bertemu dengan kades tersebut agar dapat memberikan penjelasan. (min/manto)

Artikel ini telah dibaca 434 kali

Baca Lainnya